Showing posts with label tugas. Show all posts
Showing posts with label tugas. Show all posts

UJIAN TENGAH SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2012/2013
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
JURUSAN AKUNTANSI
PROGRAM SUDI KOMPUTERISASI AKUNTASI

Mata Kuliah                                     :     Perancangan DataBase
Kode Matakuliah                             :     43305
Kelas                                                :     2 KA A&B
Hari/tanggal                                     :     -
Waktu                                               :     100 Menit
Sifat                                                  :     Tutup Buku
Pengampu                                         :     Sarana, SE., MSi. & Afiat Sadida, SKom., MKom., MM.



Soal Essay:
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan lengkap dan jelas
1.       Apa yang disebut dengan Database dan Sistem Manajemen Data Base.
2.       Terangkan tentang DDL dan DML!
3.       Apa yang dimaksud dan jelaskan perbedaannya: Data Master File dan Transaction File.
4.       Apakah File Index itu?
5.       Apakah yang dimaksud dengan database yang normal?


SOAL KASUS :
Dari Contoh Purchase Order dibawah ini, tentukanlah Tahap Normalisasi dari 1NF,2NF,3NF. Sehingga anda mendapatkan database yang normal.

Download jawaban 
jawaban saya disini
jawaban teman (fitri) disini

Read more

1 Tampilkan seluruh data
2 Tampilkan nostok, namastok, Hargabeli untuk data yg harga belinya antara 20.000 sd 55.000
3 Tampilkan semua data yang dibeli dari pemasok dari kota yang berawalan “S” , urut namastok dari besar ke kecil
4 Tampilkan semua data stok yang Unitstok nya kosong (tidak ada isi datanya)
5 Tampilkan data hargabeli max dan min untuk tiap-tiap pemasok
6 Tampilkan data harga beli rata-rata, jumlah item stok untuk masing-masing pemasok bagi stok yang unitnya kurang dari 30

Tambahkan 2 field....
7 isi dengan perintah "UPDATE" Untuk harga jual dengan ketentuan bahwa perusahaan ingin laba 15% dari harga beli
8 Isi potongan dengan nilai "1500" untuk semua stok yang memiliki harga lebih dari 75.000
9 Tampilkan semua data termasuk LabaKotor (harga jual - potongan - hargabeli) urut nama pemasok urut abjad
Jawabannya

nama tabel : tstok;
field-field: nostok, namastok, hargabeli, unitstok, pemasok, kotapemasok;

1. SELECT * FROM tstok;
2. SELECT nostok,namastok,hargabeli FROM tstok WHERE hargabeli>20000 And hargabeli<55000;
3. SELECT * FROM tstok WHERE kotapemasok LIKE 'S*' ORDER BY namastok DESC;
4. SELECT * FROM tstok WHERE unitstok Is Null;
5. SELECT MAX(hargabeli) AS maxharga, MIN(hargabeli) AS minharga FROM tstok GROUP BY pemasok;
6. SELECT AVG(hargabeli) AS rata2, COUNT (nostok) AS jumlahitem FROM tstok WHERE unitstok <30 GROUP BY pemasok;
7. UPDATE tstok SET hargajual = 1.15*hargabeli;
8. UPDATE tstok SET potongan = 1500 WHERE hargabeli>75000;
9. SELECT *, (hargajual-potongan-hargabeli) AS LabaKotor FROM tstok ORDER BY pemasok;


Filenya bisa didownload disini

Read more

Deret Fibonacci

1. Pseudo-Code
a.  Mulai
b.  Buat variabel a1,a2,a3,c=0,n
c.  Input bilangan pertama(a1),bilangan kedua(a2), jumlah deret(n)
d.  a3=a1+a2
e.  Cetak a1
f.  a1=a2
g.  a2=a3
h.  b=b+1
i.  Kembali ke d hingga c=n
j.  Selesai

2.    Flowchart
   





3. Script
uses crt;
var a1,a2,a3,c,n:integer;
begin
  clrscr;
  write('Masukan angka pertama : ');readln(a1);
  write('Masukan angka keduaa  : ');readln(a2);
  write('Masukan jumlah deret  : ');readln(n);
  c:=0;
  repeat
    a3:=a1+a2;
    write(a1,' ');
    a1:=a2;
    a2:=a3;
    c:=c+1;
  until c=n;
  readln;

end.

Read more

Hai teman-teman semua, khususnya teman-teman kelas KA-1A yang ganteng-ganteng dan cantik, baik-baik pula. Masih ingat sama tugas maata kuliah Logika Algoritma kann... ???
(lupa)
Haaa... apa?lupa? itu lho tugas yang disuruh buat bilangan fibonacci...
(oh iya ya, baru ingat aku)

Deret fibonacci bisa dipakai sebagai trik sulap,dengan cara yang sama yaitu membuat barisan hingga diperoleh 10 angka.Jika semua angka itu dijumlahkan hasilnya sama dengan angka ketujuh barisan itu yang dikalikan sebelas. Contoh/:
pilih dua buah angka(misal 6 n 3)
dijumlahkan menjadi 9
jumlahkan angka kedua(3) dgn angka sebelumnya(9)=12
jumlahkan lagi dua angka paling akhir(9+12=21)
teruskan hal yang sama(12+21=33)
lalu 21+33=54
lalu 33+54=87
lalu 54+87=141
lalu 87+141=228
terakhit suruh teman anda menjumlahkan semua angka tersebut dengan cepat
(6+3+9+12+21+33+54+87+141+228+369+597)
anda bisa menghitungnya dengan cepat dengan mengalikan angka ke7(54) dengan sebelas (54x11=594)
Barisan fibonacci adalah barisan angka khusus yang dibuat oleh fibonacci dengan menulis dua angka awal yang dijumlahkan. Kemudian angka kedua dijumlahkan dengan hasil penjumlahan sebelumnya hingga membentuk barisan angka.

oh ya teman-teman yang mau tau script tugas bilangan fibonacci dengan bahasa pascal bisa download disini dan password disini dan password FIB disini untuk password FIBRAHMA tanyarahma saja karena scriptnya dari rahma.
sekian semoga bermanfaat,

terima kasih... :)
Salam dan bahagia

Read more

Awal mulanya saya bingung untuk membuatnya. setelah coba dan mencoba akhirnya gagal juga. entah berapa kali ku coba tetap saja gagal. tadi siang saya ketemu kakak kelas yang prodi kompak juga, ku tanya sama dia, terus di gambarin flowchartnya. setelah di gambar tuch flowchart ku ucapkan terima kasih pada kakaknya. tapi apa yang terjadi...

sesampainya di pondok ku coba terapkan flowchart yg di gambarkan kakaknya tadi...

eng ing eng...
al hasil gagal juga...

kemudian aku teringat sama kata-kata kakaknya tadi bahwa untuk membuat program ini bisa juga memnggunakan kondisi dan mod(sisa pembagian) jadi seperti inilah jadinya script nya.


dan hasilnya ketika kita run adalah sebagai berikut:


begitu lah tutor tentang pascal dari saya..
teima kasih...

jika ada yang mau lihat tutor videonya. monggo dipun tingali mawon.. :)



Read more

Ini adalah materi mata kuliah teknologi informasi tentang internet dari pak ikhawan. materinya dalam bentuk ppt.
Silahkan di download

Read more

ini temen-temen yang mau liat hasil tugas DTI tentang penggunaan multimedia pada web yang efektif.
silahkan sedot dibawah ini...

Read more

Sebelum menganalisis demokrasi di Indonesia kita harus mengetahui makna demokrasi. Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, “demos” berarti rakyat dan “kratos/kratein” berarti kekuasaan. Jadi bias diartikan bahwa demokrasi adalah pemerintahan atau kekuasaan dari rakayat oleh rakyat dan untuk rakyat.
 
Demokrasi berjalan secara lancar jika lingkungan tumbuh dan berkembangnya didukung oleh budaya politik yang mendukungnya, seperti toleransi, kebebasan, persamaan, perlindungan hak-hak individu, dsb. Itu semua merupakan budaya dan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh sistem demokrasi. Salah satu budaya penting nusantara yang dianggap sangat mendukung terhadap demokrasi adalah budaya musyawarah dan gotong-royong, yang secara prinsipil hampir terdapat dalam budaya-budaya lokal di Indonesia.
 
Dengan hanya dua nilai penting itu saja, sangat sulit untuk benar-benar menegakkan sistem demokrasi. Nilai-nilai penting lainnya tentunya sangat diperlukan, terutama kebebasan dan persamaan yang sangat sulit ditemukan dalam budaya Indonesia yang lebih banyak suku, ras dan agama. Akan tetapi, paling tidak dalam hal ini, tidak ada alasan kuat untuk mengatakan bahwa Indonesia tidak memiliki nilai atau budaya demokrasi sama sekali.
 
Demokrasi yang digunakan di Indonesia adalah demokrasi Pancasila dengan system pemerintahan presidensiil. Dan pengertian dari demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang pelaksanaannya mengutamakan asas musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama (seluruh rakyat).

Namun, dalam pelaksanaannya demokrasi pancasila belum dilaksanakan secara optimal. Dalam pasal 28 UUD 1945 tentang “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.” Hal ini dalam pelaksanaannya, masih banyak ketakutan yang ada dalam masyarakat terhadap pemerintah. Hal ini disebabkan karena masih banyak pemikiran yang ada dalam masyarakat bahwa rakyat adalah sosok yang lemah dibandingkan dengan orang-orang yang berada dalam pemerintahan.
 
Ketimpangan sosial ini yang menyebabkan masih banyak ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Seharusnya, apabila pelaksanaan demokrasi Pancasila yang menekankan mufakat dan kekeluargaan dalam prinsip sistemnya, pemerintah tidak akan selalu mendapatkan keluhan dan kitik dari rakyatnya karena seharusnya masyarakat sudah dalam keadaan mufakat.
 
Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat juga belum menuai hasil yang terbaik karena dalam pelaksanaannya kepentingan politik partai yang membuat mereka duduk di kursi parlemenlah yang lebih diutamakan. Hal ini disebabkan tidak adanya komunikasi langsung antara rakyat dengan Dewan yang menjadi wakilnya. Sorotan dan kabar dari media yang menjadi dasar pengambilan kebijakan mereka.
 
Selain itu, terjadi penyimpangan lagi dalam demokrasi Pancasila dengan adanya RUU Pilkada itu sendiri akan mengatur tentang mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) yang tidak lagi lewat pemilihan langsung melainkan melalui mekanisme voting di DPRD Kota/DPRD Provinsi. Hal ini tentunya sangat  bertentangan dengan sistem demokrasi yang diterapkan oleh negara Indonesia yaitu Demokrasi Pancasila. Apalagi keputusan diambil melalui proses voting,  bukan musyawarah mufakat sesuai dengan Demokrasi Pancasila. Mekanisme  pengambilan keputusan anggota DPR seperti itu justru lebih mengarah kepada sistem liberal barat, bukan Pancasila. Dan juga merebut hak-hak rakyat untuk ikut serta dalam memilih dan menentukan kepala daerah di setiap daerahnya masing-masing. Dan mungkin dengan adanya RUU tersebut akan terjadi penyalahgunaan wewenang DPRD untuk memilih kepala daerah tersebut. Bisa saja DPRD di sogok oleh calon kepala daerah agar calon tersebut menjadi kepala daerah.
  
Sumber:
Kaelan.2012.Pendidikan Kewarganegaraan.Paradikma.Yogyakarta
http://sweeperjamnas.wordpress.com/2012/12/28/pelaksanaan-demokrasi-di-indonesia/
http://rohmatullahh.blogspot.com/2014/03/pengertian-demokrasi-pancasila.html
http://ices-indonesia.org/2013/05/07/demokrasi-toleransi-dan-harmoni-sebuah-perespektif-budaya/

Read more

Ini adalah presentasi motivasi dari bu Siti Arbainah.
Silahkn

Read more

kali ini saya akan sedikit berbagi ilmu tentang manajemen bab wewenang.  silahkan download file ppt nya...
klik untuk download Media prentasi Wewenang, Delegasi,dan Desentralisasi

Read more

Seperti yang sudah saya posting tadi (ingin tau ceritaku lihat klik disini), kini ku ingin ngasih cerita dari ku dan temenku kelas KA-1A.
Dalam cerita ini menggunakan bahasa Inggris, mengapa kok bahasa Inggris? iitu karena merupakan tugas bahasa Inggris untuk bercerita setelah tanggal 17-19 Oktober kemarin kami makrab di Ambarawa. Oke cerita langsung saja sedot gan, ada 20 cerita yang mana file nya tak jadikan satu dengan extention rar.
Monggo plenddd
Ing Mriki

Read more

Yesterday, October 17th - 19th, 2014 my friends of accounting department and I went to Yonzipur, Banyubiru, Ambarawa. We went to Ambara at 10 o'clock and arrived about at 11.30 a.m. Our activities were begun from praying of Friday to Moslem, and then we took a rest until opening ceremony was begun.
At 5.30 p.m. We ate together, after that we prayed and about at 7.30 p.m.we shared with our lecturers and Accounting Department Associations.There were many people who shared about their problems.
On October 18th, 2014 in the morning we were aerobic then had a breakfast. After that we hiked until afternoon. There were five posts and there were password each post on hiking.
The first post wascharades English game and got password “I’m your friends”.
The second post was keepcandles game and got password “Kita selalu bersama”.
The third post was cobweb game and got password “Aku tak bisa hidup tanpa kalian dan kalian tak bisa hidup tanpa aku”.
The fourth post was postcreativity and got password “Akulah penyejuk dunia”.
The Fifth post was just share with Accounting Department Associations about organization and got password “Aku dominan berwarna hijau.
After hiking, we took a bath and had lunch. Agenda continues at night, it was the performing arts and ends withthe release oflanterns.
The last day was a game, social events and tree planting. The games there were two rubber relay and long-prolongation. The games represented 10 people, social events 2 people and tree planting 2 people from each class. After that we went back to Polines.
Finished and thanks.

Read more

Kali ini saya mau berbagi file yang membahas monitor dari sejarrah dan seterusnya.
Silahkan yang mau download
Disini untuk pdf
Disini untuk word
Disini untuk ppt

Read more

MAKALAH
MONITOR KOMPUTER
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah  Dasar Teknologi Informasi Semester I
Dosen pengampu : M. Ikhwan, S.Kom, MM

DISUSUN OLEH :
KA-1A
1.    Esra Danes    (07)
2.    Megawati Priyono    (12)
3.    Muhamad Muklisin    (13)
4.    Uly Fahmil Furqon    (20)

Program Studi Komputerisasi Akuntansi
Jurusan Akuntansi
Politeknik Negeri Semarang
Tahun Akademik 2014/2015   

KATA PENGANTAR

Seraya memanjatkan puji dan syukur ke-hadirat Allah SWT, karena penulis menyadari bahwa berkat rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “ Monitor Komputer”. Makalah ini penulis susun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Dasar Teknologi Informasi Semester I.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan  jauh dari sempurna karena keterbatasan penulis.  Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis minta maaf yang sebesar-besarnya dan mengharap maklum atas kekurangan tersebut. Untuk itu, penulis mengharap kritik dan saran dari para pembaca yang bersifat membangun. Sehingga di kemudian hari penulis dapat menjadi lebih baik dalam pembuatan makalah. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

                            Semarang,    Oktober 2014

                                   Penulis









BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
Pada era modern seperti saat ini Teknologi menjadi suatu kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat. Salah satu bentuk teknologi yang selalu berkembang dan selalu dibutuhkan oleh masyarakat luas adalah komputer. Dalam hal ini, komputer telah mengalami perkembangan-perkembangan sebagi tahap menuju kesempurnaan. Perkembangan komputer diantaranya dapat dilihat dari ukurannya yang semakin praktis, aplikasi komputer yang semakin kompleks, daya simpan yang semakin besar dan jenisnya yang semakin canggih serta masih banyak lagi. Namun, tidak semua bagian dari komputer mengalami perubahan dan perkembangan. Salah satu bagian komputer yang tidak pernah hilang adalah komponen penyusun dari komputer itu sendiri.
Komponen dari komputer mempunyai peranan penting karena tanpa adanya komponen-komponen itu komputer tidak dapat bekerja dan menjalankan fungsinya. Salah satu komponen penting dari sebuah komputer adalah monitor. Monitor merupakan salah satu piranti keluaran (output device) dari sebuah komputer. Monitor adalah sebuah perangkat keras (hardwere) komputer yang berfungsi sebagai alat atau media untuk menampilkan sinyal elektronik dari suatu perangkat lainnya yang juga merupakan hasil atau output dari suatu proses data. Sinyal elektronik yang ditampilkan ini biasanya berupa gambar, baik gambar diam maupun gambar bergerak. Pada era sekarang ini monitor komputer telah mengalami berbagai perkembangan menuju kesempurnaan. Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengetahui lebih lanjut tentang monitor komputer. Oleh karena itu penulis akan membahasnya lebih lanjut dalam makalah yang berjudul “Monitor Komputer”.
1.2    Rumusan Masalah
Secara garis besar, makalah ini membahas mengenai monitor komputer secara lebih rinci. Meliputi :
1.    Bagaimana sejarah perkembangan monitor ?
2.    Apa saja jenis–jenis monitor ?
3.    Apa saja bagian/ komponen yang terdapat di dalam monitor ?
4.    Bagaimana cara kerja monitor ?
5.    Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari jenis-jens monitor yang ada?
6.    Bagaimana efek radiasi monitor terhadap manusia dan cara meminimalisir efek radiasi tersebut.

1.3    Tujuan dan Manfaat
Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Mengetahui sejarah perkembangan monitor.
2.    Mengetahui jenis–jenis monitor.
3.    Mengetahui bagian/ komponen yang terdapat di dalam monitor.
4.    Mengetahui cara kerja monitor.
5.    Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari berbagai jenis monitor yang ada.
6.    Mengetahui efek radiasi monitor terhadap manusia dan cara meminimalisir efek radiasi tersebut.
Manfaat
 Adapun manfaat dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui dan memahami bagian atau komponen – komponen yang  terdapat pada monitor yang kita gunakan pada saat ini.
2.    Megetahui sejarah mengenai perkembangan monitar yang terjadi pada awal terbentuk dan juga megetahui jenis – jenis monitor , cara kerja monitor yang kita gunakan.
3.    Mengetahui banyak kelebihan yang didapat dari komputer dan efek samping dari kemajuan komputer.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1     Pengertian Monitor
Monitor merupakan salah satu perangakat keras (hardware) dari sebuah komputer. Yang dimaksud dengan monitor adalah output device / alat keluaran komputer yang berfugsi sebagai alat atau media untuk menampilkan sinyal elektronik dari suatu perangkat lainnya yang juga merupakan hasil atau output dari suatu proses data. Sinyal elektronik yang ditampilkan ini biasanya berupa gambar, baik gambar diam maupun gambar bergerak. Gambar yang ditampilkan berasal dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Secara fisik, monitor mempunyai bentuk seperti halnya layar televisi. Monitor juga merupakan alat output yang berguna sebagai media interaksi antara pengguna komputer dengan komputer itu sendiri, dengan kata lain Monitor merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dan komputer.  sehingga monitor dapat dikatakan sebagai salah satu hardware terpenting dari suatu komputer.
2.2    Sejarah Perkembangan Monitor
 Awal dari sejarah monitor komputer adalah dimulai dengan adanya VDT (The Video Display Terminal) yang berupa layar yang tergabung dengan keyboard dan dihubungkan ke komputer. Tahap perkembangan monitor komputer pertama terjadi pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman yang bernama Heinrich Geibler. Ia merupakan bapak dari monitor tabung. Lalu, 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan. Waktu itulah yang merupakan fase kedua dari tahap pengembangan monitor komputer. Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.
     Kemudian Monitor CRT pertama (Cathode Ray Tube) dikembangkan untuk menerima siaran televisi. Pengembangan tabung sinar katoda pertama yang direproduksi oleh Allen B. Du Mont (1931). Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Kemudian IBM PC meneluarkan monitor khusus untuk komputer. Monitor tersebut beresolusi 80 x 25 dengan kemampuan warna “green monochrome” yang menampilkan hasil lebih terang, jelas, dan lebih stabil. Awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160 x 200 sampai 640 x 200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. CGA (Color Graphics Adapter) adalah kartu grafis warna pertama dan standar display berwarna pertama untuk PC IBM. Pada dekade yang sama, IBM memperkenalkan Monochrom Display Adapter (MDA) yang hanya bisa menampilkan teks sebanyak 80 kolom dan 25 baris. Secara teori MDA ini memiliki resolusi 720 x 350. Angka ini muncul dari hasil perhitungan lebar karakter (9 piksel) dengan jumlah kolom (80 kolom) dan tinggi karakter (14 piksel) dengan jumlah baris (25 baris).


Kemudian pada tahun 1984, IBM memperkenalkan Enhanched Graphics Adapter (EGA) yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan CGA. EGA memiliki kemampuan untuk menampikan 16 warna dengan resolusi 640 x 350 yang memungkinkan penggunaan tingkat tinggi seperti menampilkan mode grafis. Jenis monitor ini menggunakan digital video – sinyal TTL (Transistor Transistor Logic) dengan nomor diskrit yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standar grafis yang dimiliki. Meski sudah usang, monitorini cukup stabil sehingga masih ada beberapa komputer yang menggunakannya sampai berikutnya muncul generasi komputer Windows.


Pada tahun 1987 IBM memperkenalkan tampilan standar Video Graphics Adapter (VGA). VGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) yang digunakan untuk menampilkan objek full color dengan intensitas yang tinggi. Meskipun standar VGA sudah tidak digunakan lagi karena sudah digantikan oleh standar yang baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. 


VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Hal ini dibuktikan dengan melihat generasi-generasi sesudah VGA seperti PGA, XGA, atau SVGA menggunakan teknologi yang sama dengan VGA yaitu standard analog video. Tampilan Windows sampai sekarang juga masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
    Kemudian perkembangan teknologi monitor selanjutnya adalah Monitor LED. Teknologi monitor LED memiliki banyak keunggulan yang dihasilkan dibandingkan dengan teknologi montor LCD diantaranya adalah kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan LCD monitor. Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya. Kontras rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor. Selanjutnya adalah Teknologi monitor plasma yang menggunakan teknologi gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kejutan listrik dimasukkan ke lapisan gas, yang langsung memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar.
Kemudian yang sampai perkembanganya adalah monitor touch screen atau touch panels. Monitor touch screen sebenarnya sudah berkembang sudah tahun 1980an yang telah dipatenkan oleh oleh pihak – pihak tertentu namun hak paten tersebut telah berakhir dan sekarang teknologi monitor touschscreen sudah menjadi teknologi yang umum dan dapat bebas dikembangkan oleh pihak manapun. Sekarang teknologi monitor touchscreen sudah merambah ke semua perangkat yang dibutuhkan, misalnya seperti handphone, PDA, tablet PC dan sebagainya.
Berikut adalah perkembangan monitor dari tahun ke tahun :
•    Tahun 1855 – Tabung Geißler
Heinrich Geißler berhasil membuat sebuah vakum dalam tabung yang dilengkapi dengan sebuah pompa merkuri.
•    Tahun 1859 –Sinar Katoda Ditemukan
Julius Plucker, seorang ahli matematika dan fisika dari Jerman, berhasil menemukan dan menggambarkan sinar katoda untuk pertama kalinya.
•    Tahun 1888 – Penemuan Liquid Crystal
Friedrich Reinitzer, ahli kimia dari Austria, menemukan fenomena kristal cairan. Ia membuat eksperimen dengan sebuah bahan yang memiliki dua titik cair.
•    Tahun 1897 – Tabung BRAUN
Karl Ferdinand Braun mengembangkan tabung sinar katoda dengan memperkenalkan aplikasi pertama dengan menggunakan osiloskop.
•    Tahun 1930 – Siaran Full Electronic
Manfred von Ardenne, ilmuwan universal knowledge berhasil membuat siaran televisi full electronic pertama. Pada tahun 1931, ia memperkenalkan penemuannya di ajang International Radio Show di Berlin.
•    Tahun 1963 – Penemuan Liquid Crystal Cyan Biphenyl
George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal cairan Cyan-Biphenyl. Kristal ini menjadi dasar untuk pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan pada LCD sampai saat ini.
•    Tahun 1969 – TN-LCD Pertama
James Fergason mengembangkan teknologi TN (Twisted Nematic) yang mengontrol light transfer dari kristal cairan.
•    Tahun 1981 – IBM Membuat Standar MDA dan CGA
Dengan standarnisasi sinyal grafik monokrom dan warna, IBM membuka jalan untuk pengembangan monitor komputer yang universal.
•    Tahun 1984 – Standar EGA Berakhir
Standar EGA sudah lama menjadi standar minimal pada Computer Graphic Hardware.
•    Tahun 1988 – Standar VESA
Akhir tahun 1980-an, NEC bersama dengan delapan produsen graphic card lainnya membentuk Video Electronics Standards Association (VESA). Sejak saat itu, ditetapkan sebuah standar yang seragam untuk software, graphics card, dan monitor.
•    Tahun 2000 – Layar Datar untuk Home User
Monitor dengan layar datar tipis ini semakin terjangkau harganya bagi home user.
•    Tahun 2005 – Layar 3D Pertama
Toshiba memperkenalkan layar 3D pertama yang menawarkan efek 3D tanpa menggunakan alat bantu lainnya. Namun, mata harus pada posisi tertentu.

2.3 Jenis-jenis Monitor
    Adapun jenis-jenis monitor adalah sebagai berikut :
1.    Monitor CRT (Cathode Ray Tube)
Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926. Sejarah penemuan teknologi CRT sudah lebih dari 100 tahun dan memiliki kualitas gambar yang sangat bagus. Akan tetapi teknologi ini mempunyai satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula tabung yang digunakan. Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.

Gambar Monitor CRT

2.    Monitor LCD (Liquid Crystal Display)
Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel. Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang. Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer) tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.

Gambar Monitor LCD
3.    Monitor Touch Screen
Touch screen merupakan sebuah perangkat keras yang mirip seperti monitor komputer tetapi mempunyai kelebihan dibandingkan monitor biasa. Layar sentuh atau dalam bahasa Inggrisnya Touchscreens, touch screens, touch panels atau touch screen panels adalah layar tampilan komputer yang sensitif terhadap sentuhan manusia, sehingga seseorang dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh gambar atau tulisan yang terpampang pada layar komputer. Touchscreen sering dipakai pada kios informasi ditempat-tempat umum, misalnya di bandara dan rumah sakit serta pada perangkat pelatihan berbasis komputer. Sistem touch screen tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan dan ada juga kit touchscreen yang lebih ekonomis yang dapat dipasang pada monitor yang sudah ada. Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan kita yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat digunakan.

Gambar Monitor Touch Screen

2.3    Bagian atau Komponen Monitor
Adapun bagian atau komponen monitor adalah sebagai berikut :
1)    Komponen Monitor CRT
Sebuah monitor CRT terdapat jutaan dot (titik) phospor merah, hijau, dan biru yang berpendar ketika terkena pancaran elektron yang melewati layar untuk menghasilkan gambar yang terlihat. Ilustrasi dibawah ini menunjukkan bagaimana hal ini bekerja didalam monitor CRT.

Gambar Komponen Monitor CRT
Istilah anoda dan katoda digunakan dalam elektronika yang artinya sama dengan terminal positif dan negatif. Sebagai contoh, terminal positif batere sebagai anoda dan terminal negatifnya sebagai katoda. Didalam CRT, katoda adalah kawat pijar yang dipanaskan. Kawat pijar tersebut berada dalam ruang hampa (vacuum) didalam tabung (tube) kaca. Sinar ("ray") adalah aliran elektron yang dihasilkan oleh sebuah "electron gun" yang dituangkan pada kawat pijat katoda didalam vacuum. Elektron bersifat negatif. Anoda adalah terminal positif, sehingga hal ini manarik elektron jatung pada katoda. Layar ini dilapisi phospor, material yang berpendar jika terkena pancaran elektron.
Ada tiga cara untuk menyaring pancaran elektron untuk mendapatkan gambar yang benar pada layar monitor yaitu: shadow mask, aperture grill and slot mask. Teknologi ini juga berpengaruh pada ketajaman (sharpness) tampilan layar.
1.    Shadow-mask
"Shadow mask" adalah layar tipis dari metal yang berisi lubang-lubang yang sangat kecil. Tiga sinar elektron melewati lubang untuk kemudian fokus pada satu titik pada lapisan phospor pada monitor CRT. Shadow mask membantu mengontrol sinar elektron sehingga sinar elektron tersebut jatuh pada lapisan phospor pada intensitas yang tepat untuk mengahasilkan warna dan gambar yang diinginkan pada layar. Pancaran sinar yang tidak diinginkan dihalangi atau terhalang (blocked/"shadowed").
2.    Aperture-grill
Monitor berbasis teknologi Trinitron, yang dimotori oleh Sony, menggunakan "aperture-grill" dari pada tipe "shadow-mask". Aperture grill terdiri kawat-kawat vertikal yang sangat kecil. Pancaran sinar elektron melewati aperture grill untuk menerangi lapisan phosphor. Kebanyakan aperture-grill pada monitor mempunyai plat (faceplate) datar yang bertujuan untuk menampilkan gambar dengan distorsi rendah pada permukaan layar monitor dari pada plat (faceplate) shadow-maskyang melengkung. Namun, monitor dengan aperture-grill secara normal lebih mahal.
3.    Slot-mask
Merupakan tipe monitor CRT yang jarang dipakai, tabung "slot-mask" menggunakan kombinasi teknologi shadow- mask dan aperture-grill . Layar CRT tipe slot mask tidak menggunakan pelubangan kecil-kecil seperti pada tipeshadow-mask tetapi menggunakan barisan slot-slot yang disusun secara vertikal. Rancangan ini menghasilkan gambar yang lebih terang melalui peningkatan transmisi elektron dikombinasikan dengan pengaturan dot/titik phosphor pada layar

2)    Komponen Monitor LCD
LCD Monitor terdiri dari bagian-bagian penting, yaitu:
1.    Panel
Di dalam panel ini terdapat 1) backlight, 2) sejenis crystal yang biasa disebut 'aklik', 3) lampu, 4) beberapa lapisan dari plastik untuk mengatur kecerahan cahaya yang di hasilkan lampu, sebelum di pantulkan ke layar sehingga di dapat kecerahan yang tepat, 5) dan tentu saja bingkai panel yang terbuat dari plastik dan alumunium.
2.    Inverter Board
Merupakan rangkaian yang berisi dua atau lebih trafo step-up dan beberapa komponen lain seperti IC, transistor, capasitor, dan resistor yang fungsinya untuk membangkitkan/menaikkan tegangan tinggi untuk menghidupkan lampu yang ada di dalam panel tadi.
3.    Video Board/Program Board
Bagian video dan program menyatu dalam satu PCB

4.    Video board
Sebagian besar terdiri dari IC video yang mengolah sinyal video analog yang berasal dari VGA PC. Dari video board, kemudian sinyal video akan di teruskan ke dalam blok PCB yang menyatu di dalam panel, (blok ini berfungsi seperti blok horizontal dan vertical pada monitor CRT). Dari sinilah dihasilkan gambar yang tampil pada layar LCD.
5.    Program board
Berisi IC program yang mengatur kerja semua rangkaian LCD Monitor, seperti kalibrasi, pengaturan kontrol menu OSD, dan juga memori penyimpanan warna. Seperti processor pada PC. Pada program board juga mengolah H sync dan V sync dari kabel signal dan diteruskan ke bagian blok video.
6.    Power Supply
Berisi trafo step-down yang mengubah tegangan AC menjadi DC, yang dipakai untuk mensupply semua bagian LCD. Tegangan output pada umumnya 12volt dan 5volt DC. Pada model-model tertentu LCD monitor menggunakan external adaptor.
7.    Kabel Signal
Berfungsi menghubungkan data dan sinyal dari VGA PC ke LCD monitor.

3)    Komponen Monitor Touch Screen
Sebuah layar touch screen yang paling sederhana terdiri dari tiga buah komponen utama dalam bekerja. Komponen tersebut adalah sebagai berikut :
1.    Touch Sensor

Gambar  Touch Sensor pada monitor Touch Screen
Touch sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touch screen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh.

Gambar  Bagian dalam monitor Touch Screen
Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor.

Gambar  Gambar Layar Touch Screen

Maka dari itu ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input juga telah diberikan oleh kita. Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen.

Gambar Bagian dalam Monitor Touch Screen

Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar.
2.    Controller
Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhansentuhan tersebut.

Gambar  Controller pada Monitor Touch Screen

Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor komputer. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor.


3.    Software driver
Software driver merupakan sebuah software pengatur yang diinstal pada perangkat komputer atau PC yang tugasnya adalah untuk mengatur agar perangkat touchscreen dan komputer dapat bekerja sama untuk digunakan dalam berbagai macam keperluan.

Gambar Software Driver
Software driver akan mengatur operating system dari perangkat komputer bagaimana caranya menangani even-even sentuhan yang berasal dari sensor-sensor di atas layar touchscreen. Kebanyakan dari driver touchscreen saat ini sudah menggunakan driver yang hampir sama dengan driver sebuah mouse. Hal ini akan membuat sebuah even sentuhan pada satu titik di layar monitor seperti sebuah even klik pada mouse di posisi yang sama. Dengan menggunakan driver dari perangkat mouse, maka para developer program tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan bagaimana programnya dapat berinteraksi dengan sebuah touchscreen.

2.4    Cara Kerja Monitor
Adapun cara kerja monitor adalah sebagai berikut :
1)    Prinsip Kerja Monitor CRT
Prinsip kerja monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam. Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer. Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar. Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Itu yang membuat kita dapat melihat objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atau monitor.
2)    Prinsip Kerja Monitor LCD
Secara Sederhana LCD (Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama. yaitu Backlight dan kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah (berteknologi seperti) lampu neon. Lampu Backlight ini berwarna putih. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda (jika anda masih ingat Pelajaran Fisika). Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan. Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.
3)    Prinsip Kerja Monitor Touch Screen
Touch sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touchscreen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh. Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor. Maka dari itu ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input juga telah diberikan oleh Kita. Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen. Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar. Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhansentuhan tersebut. Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor komputer. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor.

2.5    Kelebihan dan Kekurangan dari Jenis-jenis Monitor
Adapun kelebihan dan kekurangan dari jenis monitor yang ada adalah sebagai berikut :
1)    Monitor CRT
Kelebihan Monitor CRT :
1.    Warna lebih akurat dan tajam
Monitor CRT memiliki warna yang akurat atau hampir sama dengan aslinya. Karna alasan inilah para desainer dan editor foto lebih suka menggunakan CRT dibanding LCD. Selain itu, gradasi warna pada monitor CRT masih lebih baik dibanding LCD. Kelebihan soal akurasi dan gradasi warna pada monitor CRT dapat terlihat jika digunakan untuk membuat disain yang kaya warna atau bermain game dengan resolusi tinggi.


2.    Resolusi monitor fleksibel
Monitor CRT dapat menggunakan berbagai variasi resolusi tanpa mengalami penurunan kualitas gambar. Sehingga bagi para gamer pas-pasan lebih baik menggunakan CRT karena resolusi game dapat diturunkan tanpa mengorbankan kualitas tampilan.
3.    Perawatan mudah, jika rusak dapat di servis
Perawatan monitor CRT masih lebih mudah dibanding LCD, LCD perawatanya harus ekstra hati-hati. Selain itu, jika monitor CRT rusak masih dapat diservis, sedangkan LCD rusak sudah pasti masuk sampah. Selain itu, monitor CRT lebih tahan jika terbentur atau tersentuh jari tangan pada displaynya.
4.    Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle
Monitor CRT tidak terdiri dari pixel-pixel seperti LCD, sehingga jelas-jelas tidak akan mengalami dead pixel. Monitor CRT dapat dilahat dari berbagai sisi, tidak seperti LCD yang bergantung pada spesifikasi viewing angle. Monitor CRT tidak mengenal response time, sehingga relatif bebas efek ghosting.
5.    Harga lebih murah
Kelebihan dari segi harga inilah yang membuat monitor CRT masih populer. Pada ukuran inch yang sama, dapat dipastikan harga CRT lebih murah dibanding LCD.

Kekurangan Monitor CRT :
1.    Boros Konsumsi listrik
Monitor CRT mengkonsumsi daya listrik 2x lipat dibanding LCD pada ukuran inch yang sama. Monitor CRT 15 inch mengkonsumsi daya antara 60-70 watt sedangkan LCD ukuran 15 inch hanya mengkonsumsi daya maksimal 35 watt. Semakin besar ukuan diagonak monitor, semakin besar pula konsumsi dayanya. Monitor CRT 17 inch real flat menkonsumsi daya hingga 100watt!
2.    Bergantung pada refreshrate
Agar mata tidak lelah mengunakan monitor CRT, gunakan refreshrate diatas 70hz. Monitor saya sie mentok di 1024×768 @70hz, cukup membuat lelah mata jika didepan monitor lebih dari 4 jam. Monitor CRT high end mampu menawarkan refreshrate hingga 120hz bahkan lebih. Makin tinggi makin baik tentunya. Hal ini tidak berlaku bagi monitor LCD.
3.    Radiasi lebih besar
Tidak dapat dipungkiri, monitor CRT memancarkan radiasi yang lebih besar dibanding monitor LCD. Radiasi ini memiliki dampak negatif bagi mata sehingga mata cepat lelah atau bahkan membuat kepala pusing bagi yang sensitif.
4. Rentan distorsi, glare dan flicker
Ini adalah masalah klasik bagi monitor CRT. Efek distorsi akan terlihat saat kita menggambar lingkaran dengan menggunakan coreldraw atau software lain. Juka refreshrate terlalu rendah, menyebabkan monitor menjadi berkedip-kedip (flicker) dan glare (over brightness).
5. Dimensi besar dan berat
Monitor CRT memiliki ukuran yang besar dan berat, sehingga tidak cocok untuk ruangan sempit, karena banyak makan tempat. Cukup melelahkn jika monitor sering dipindah-pindahkan karena cukup berat.

2)    Monitor LCD

Kelebihan Monitor LCD :
1. Karakter bright yang nyaman dimata serta bebas distorsi.
Monitor LCD cenderung terang tapi nyaman dimata. Karakter LCD yang demikian, membuat mata tidak cepat lelah dan betah berjam-jam didepan monitor. Tidak seperti CRT yang kadang over bright. Monitor LCD relatif bebas distorsi dan flicker. Monitor LCD juga memiliki contrast yang cukup baik. Fokus gambar lebih baik dan bebas moire.
2. Tidak bergantung pada refreshrate
Tidak seperti CRT yang harus menggunakan refreshrate yang tinggi agar nyaman dimata, LCD tidak memerlukan refreshrate yang tingi untuk membuat mata nyaman. Memang jarang LCD yang menawarkan refreshrate yang setinggi CRT. Bahkan ada yang mengatakan refreshrate 60hz pada LCD kurang lebih sama 100hz pada CRT.

3. User friendly
Pada monitor CRT, kadang kita harus mengatur geometri, ukuran vertikal, horizontal dan lain sebagainya agar pas di lihat di display. Pada monitor LCD cukup set pada pilihan auto saja, pasti pas di layar. 4. Hemat listrik Hemat listrik merupakan keunggulan monitor LCD. Pada ukuran diagonal yang sama, konsumsi monitor LCD hanya setengah dibanding konsumsi daya monitor CRT. Monitor LCD cocok dengan tren green computing untuk mengurangi penggunaan energi serta panas yang dilepaskan. Meski begitu, beberapa pengguna masih belum merasakan penghematan energi dari monitor LCD dibanding CRT, kecuali penggunaan dalam jumlah banyak.
4. Ukuran yang lebih kecil, ringan serta lebih keren
Tidak bisa dipungkiri bahwa ukuran monitor LCD jauh lebih ringkas dibanding CRT. Monitor LCD tidak memakan banyak tempat sehingga cocok ditempatkan di ruangan yang sempit. Monitor LCD juga lebih ringan dibanding CRT sehingga lebih mudah dipindah-pindahkan. Bentuk monitor LCD yang tipis menimbulkan kesan elegan dan techno sehingga terlihat lebih keren.

Kekurangan Monitor LCD :
1. Viewing angle terbatas, colour depth terbatas dan gradasi warna kurang.
Tiap monitor LCD memiliki viewing angle atau sudut pandang yang berbeda-beda. Namun viewing angle-nya tidak se-fleksibel monitor CRT. Monitor CRT dapat dilihat dari berbagai sudut dan sisi, monitor LCD tidak. Colour depth monitor LCD juga terbatas, LCD hanya dapat menampilkan RGB 16,2 juta warna. Perbedaan kedalaman warna ini sangat terasa jika digunakan untuk bermain game atau menonton video beresolusi tinggi. Selain itu, gradasi warna pada monitor LCD kurang baik, meski dalam penggunaan sehari-hari tidak terasa tapi kurang cocok untuk desain grafis dan editing foto/video.
2. Tampilan gambar baik hanya di resolusi native-nya
Monitor LCD memiliki istilah native resolution atau resolusi bawaan untuk menampilkan gambar yang baik. Apabila resolusi diset diatas nativenya, gambar akan terlihat pecah. Jika diset dibawah resolusi nativenya, maka gambar yang dihasilkan cenderung blur dan tidak tajam. Hal ini tidak terjadi di monitor CRT.
3. Response time dan ghosting
Pada monitor LCD, terdapat istilah response time atau waktu respon monitor. Response time yang lambat menimbulkan efek ghosting yang dikarenakan monitor terlambat mersponse tampilan gambar, sehingga pada gambar bergerak terlihat ada bayang-bayangnya. Semakin kecil nilai response time, semakin baik dan cepat responsenya. Efek ghosting kadang masih terlihat di monitor LCD dengan response time 2 ms sekalipun. Ini terlihat saat digunakan untuk bermain game yang memiliki framrate yang tinggi.
4. Warna kurang akurat
Desainer atau editor foto cenderung memilih monitor CRT dibanding LCD. Karena warna yang ditampilkan monitor LCD kadang berbeda dengan aslinya. Agar warnah lebih akurat, perlu dilakukan kalibrasi warna dengan perangkat semacam colorimeter yang harganya tidak murah. Namun, secara umum hal ini tidak terasa untuk penggunaan sehari-hari.
5. Harga lebih mahal, perlu perawatan ekstra hati-hati
Sudah jelas, monitor LCD lebih mahal dibanding monitor CRT, meski sekarang harganya sudah lebih murah, namun masih belum terjangkau bagi banyak kalangan.

3)    Monitor Touch Screen
Kelebihan Monitor Touch Screen :
Touchscreen akan memberikan kemudahan dan kecepatan akses bagi penggunanya. Kita tidak perlu repot untuk mencari tombol pada keyboard/keypad dalam mengeksekusi suatu perintah. Pengguna yang sudah terbiasa, akan secara optimal mengakses menu-menu yang paling sering digunakan sehingga proses keseluruhan akan lebih cepat. Beberapa contoh penerapan pada notebook/PC ataupun handphone, menu-menu utama akan lebih mudah diakses. Notebook jenis Tablet atau layar PC touchscreen pada ATM/vending machine/kiosk sangat terbantu dalam hal ini. Menu sudah disusun sedemikian rupa sehingga pengguna tidak perlu banyak berpikir, langsung menyentuh pada layar dan perintah akan segera dieksekusi.


Kekurangan Monitor Touch Screen :
Touchsreen sangat sensitif dan butuh perawatan khusus, dimana layar harus selalu terjaga kebersihannya agar sentuhan (input) bisa diterjemahkan dengan tepat. Bagi yang suka ceroboh dalam menggunakan device, sebaiknya pertimbangkan pemilihan teknologi ini. Jika rusak, akan sia-sia harga mahal yang kita bayar pada device tersebut.

2.6 Efek  Radiasi Monitor Terhadap Manusia dan Cara Meminimalisirnya
Monitor yang memakai sistem CRT (Cathode Ray tube) bekerja dengan cara memancarkan elektron-elektron . Elektron ini menyapu layar dari kiri ke kanan dengan jalur-jalur dari atas ke bawah dalam pola yang disebut “raster” CRT. Tabung Sinar Katoda merupakan tabung pembungkus yang dibuat dari kaca dan mengandung satu susunan penembak elektron dan mengeluarkan berkas-berkas elektron yang diarahkan pada layar fluoresen. Bila berkas tersebut terkena cahaya, maka layar mengeluarkan sinar dengan gelombang yang lebih panjang.  Pancaran elektron ini menimbulkan cahaya yang terang yang bergantung pada intensitas pancaran elektron tadi. Karena cahaya ini sangat cepat menghilang, untuk itu pancaran elektron harus tetap menyapu layar secara teratur untuk mempertahankan bayangan yang terjadi. Ini biasa disebut penyegaran ulang atau “refresh’ layar. Monitor umumnya memiliki laju penyegaran (vertical scan rate) 60 hertz, yang maksudnya layar disegarkan kembali sebanyak 60 kali per detik.  Jika laju penyegaran rendah, maka akan mengakibatkan layar tampak berkedip. Inilah yang membuat mata kita cepat lelah ketika berhadapan dengan monitor.
    Berikut efek radiasi monitor CRT terhadap kesehatan :
Gangguan kesehatan yang dicurigai disebabkan oleh radiasi VDU, antara lain katarak dan dermatitis. Katarak adalah gangguan penglihatan yang disebabkan adanya kekeruhan pada lensa mata. Katarak biasanya berkaitan dengan proses menua dan radiasi sinar ultraviolet.
Dermatitis pada muka merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terbukti diakibatkan oleh radiasi VDU secara langsung. Tjon dan Rycroft melakukan penelitian pengaruh radiasi VDU pada kulit muka. Hasil penelitian mereka mengatakan bahwa salah satu akibat dari radiasi adalah kemerahan pada kulit muka. Hal ini akan terjadi setelah seorang operator bekerja selama 2-6 jam dan pada tempat yang tingkat kelembabannya rendah. Setelah kemerahan, kemudian terjadi pengelupasan kulit ari dan timbulnya benjolan pada kulit. Dermatitis ini akan terjadi akibat adanya medan magnet antara monitor dengan operator. Medan elektromagnet menyebabkan  partikel-partikel yang melayang diudara menempel pada kulit, sehingga menimbulkan iritasi pada kulit karena yang berhadapan langsung pada layar monitor adalah bagian muka, mata. Muka lebih sering mengalami iritasi. Timbunan elektrostatik ini dapat  menyebabkan pipi merah sehabis memakai monitor.
Cara meminalisir efek radiasi yang disebabkan oleh monitor CRT, diantaranya :
Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak radiasi monitor CRT seperti :
1.    Sebisa mungkin ganti layar monitor anda menggunakan monitor LCD, karena layar LCD terbukti lebih kecil daya radiasinya
2.    Jika masih harus terpaksa menggunakan monitor CRT/tabung. Gunakanlah refresh rate 75hz atau lebih. Karena refresh rate dapat merusak mata.
3.    Istirahatkan mata dan diri anda secara rutin dalam beberapa interval tertentu
4.    Perbanyak minum air putih, untuk mengurangi dehidrasi tubuh.
5.    Setelah manatap monitor terlalu lama usahakan lihat sesuatu yang jauh, dan jika bisa yang berwarna hijau, hal ini dapat menyegarkan pikiran.
6.    Jarak antara mata dan monitor minimal 40 cm
7.    Gunakan pencahayan yang cukup dan tidak redup
8.    Posisi mata dan monitor berhadapan lurus dan jangan lupa mengedipkan mata atau memakai obat tetes mata agar mata kita lembab.

BAB III
PENUTUP

3.1    Kesimpulan

Secara garis besar, makalah ini membahas tentang monitor komputer yang dibahas secara lebih rinci. Perlu kita ketahui bahwa monitor merupakan suatu perangkat keras keluaran dari sebuah komputer (output device) yang berfungsi sebagai alat atau media untuk menampilkan sinyal elektronik dari suatu perangkat lainnya yang juga merupakan hasil atau output dari suatu proses data. Sinyal elektronik yang ditampilkan ini biasanya berupa gambar, baik gambar diam maupun gambar bergerak. Kita tahu bahwa setiap teknologi pasti selalu mengalami perekembangan-perkembangan menuju kesempurnaan, sama halnya dengan monitor. Monitor terus mengalami perkembangan yang dimulai dari sebuah penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman yang bernama Heinrich Geibler yang kemudian berkembang menjadi vakum dalam tabung yang dilengkapi dengan sebuah pompa merkuri dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini menjadi monitor CRT, monitor LCD ataupun monitor Touch Sreen seperti yang kita kenal saat ini. Ini artinya monitor akan terus mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya jaman dan munculnya teknologi-teknologi baru.

3.2    Saran
Saran yang dapat penulis sampaikan mengenai pembuatan makalah tentang monitor komputer ini ,agar selalu dukung dan ikuti perkembangan teknologi monitor yang ada serta ketahui secara lebih rinci perkembangan-perkembangan teknologi monitor tersebut. Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.





DAFTAR PUSTAKA

Arifin, M.Samsul. Maret 9, 2012. http://my.opera.com/samsulfunky/blog/sejarah (accessed september 10, 2012).
Iskandar, Tegar Winanda Alverian. January 2011. http://katshuhiko.blogspot.com/2012/01/perkembangan-komputer.html (accessed september 9, 2012).
Mustaqim. mei 12, 2009. http://www.mastaqim.web.id/2009/05/komponen-monitor-crt.html (accessed september 10, 2012).
Tian. cara kerja monitor crt dan lcd. januari 3, 2011. http://blog.ub.ac.id/tian07/2011/01/03/cara-kerja-monitor-crt-dan-lcd/ (accessed september 10, 2012).
http://hurahara96.wordpress.com/2013/10/30/monitor-dan-perkembangannya/
http://pmk08.files.wordpress.com/2012/11/monitor.pdf
Purwanto,Edi. 2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Murtono, Sri, M.Pd. 2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Blog pada WordPress.com.
Admin.2011.Pengertian Hardware (Perangkat Keras) Komputer. Sumber :
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-hardware-perangkat-keras-komputer/
Hartanto, KT. 2007 Teknologi Informasi dan Dunia Pendidikan. Sumber :
http://media.diknas.go.id/media/document/5021
http://artikel-pengaruh-radiasi-layar-monitor-komputer-terhadap-kesehatan/t148-artikel-pengaruh-radiasi-layar-monitor-komputer-terhadap-kesehatan.html

Read more